Muaro Jambi, – Sebuah langkah nyata dalam penerapan Tri Dharma Perguruan Tinggi telah dilaksanakan oleh Tim Pengabdian Pada Masyarakat dari Program Studi Bimbingan dan Konseling Universitas Jambi. Dipimpin oleh Muhammad Zulfikar dan didukung oleh Muhammad Ferdiansyah, Rully Andi Yaksa, Zubaidah, serta Fitriana, kegiatan pelatihan untuk guru SMP Negeri 30 Kabupaten Muaro Jambi ini berlangsung pada hari Sabtu, 20 Juli 2024.


Muhammad Zulfikar, ketua tim pengabdian, mengungkapkan harapannya terkait pelatihan ini, “Kami berharap setelah kegiatan ini, para guru dapat menerapkan RIASEC tes untuk membantu peserta didik baru dalam memetakan bakat, minat, dan arah karier mereka ke depan.”
Kegiatan ini tidak hanya merupakan bagian dari kewajiban dosen tetapi juga sebagai upaya untuk memberikan pengalaman baru dan membuka wadah interaksi antara guru dengan dosen. Topik yang diangkat dalam pelatihan ini adalah “Penerapan dan Pengadministrasian RIASEC Sebagai Layanan Karier Bagi Guru di SMP Negeri 30 Muaro Jambi.”
Pelaksanaan kegiatan ini disambut dengan hangat oleh Joni Hasri, Plt. Kepala SMP Negeri 30 Muaro Jambi. Beliau menyatakan, “Kami sangat berterima kasih kepada tim pengabdian masyarakat dari Universitas Jambi karena telah meluangkan waktu untuk sekolah kami, dan terutama bagi pengembangan keilmuan guru-guru kami. Kami berharap kegiatan ini dapat menjadi agenda rutin setiap tahun sebagai bagian dari pembinaan guru dan sekolah.”
Kegiatan ini diakhiri dengan sesi diskusi yang intens, pertukaran pikiran, dan ramah tamah, yang menguatkan jalinan kerjasama antara universitas dan sekolah. Ini merupakan contoh konkret dari bagaimana perguruan tinggi dapat berkontribusi secara langsung dalam pengembangan kapasitas pendidikan di tingkat sekolah.


Dengan pendekatan ini, kedua institusi berharap dapat terus melahirkan inovasi dalam pendidikan yang tidak hanya teoritis tetapi juga praktis dan relevan dengan kebutuhan nyata di lapangan.
